Dakwah Ideal

Soal :

Assalamu’alaikum Wr Wb
Ustadz, saya Nova Yuliana dari Rohis SMAN 1 Sukadana, Lampung Timur. Ada 3 hal yang ingin saya tanyakan, yaitu :

1. Bagaiman cara berdakwah yang ideal, khususnya bagi aktivis dakwah sekolah ?
2. Apa yang sebaiknya kita lakukan ketika futur menyapa ?
3. Bagaimana cara meneladani sifat-sifat Rosul sedangkan kita masih sering bermaksiat ?

Sekian, Jazakallah khairan katsir untuk jawabannya.

Jawab :

Wa’alaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh

الحمد لله الذي فرق بين الحق و الباطل و أمرنا باتباع رسوله الجليل لنكون على سواء السبيل ونهانا عن الاختلاف والافتراق و الطريق المضل.  أشهد ألا إله إلا الله وحده لا شريك له, وأشهد أن محمدا عبده ورسوله الذي جاءنا بالدين القويم و الكتاب المبين والمنهج المستقيم

Segala puji bagi Alloh yang mempunyai kerajaan langit dan bumi sebagaimana Alloh berfirman :

(وَلِلَّهِ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاللَّهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ (189

Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi, dan Allah Maha Perkasa atas segala sesuatu.

Sholawat dan salam semoga selalu tercurah kepada Nabi Muhammad Shollallohu ‘Alaihi Wasallam yang telah menjanjikan kepada sebagian ummatnya untuk menghuni rumah-rumah di surga, sebagaimana Beliau bersabda :

عَنْ أَبِى أُمَامَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « أَنَا زَعِيمٌ بِبَيْتٍ فِى رَبَضِ الْجَنَّةِ لِمَنْ تَرَكَ الْمِرَاءَ وَإِنْ كَانَ مُحِقًّا وَبِبَيْتٍ فِى وَسَطِ الْجَنَّةِ لِمَنْ تَرَكَ الْكَذِبَ وَإِنْ كَانَ مَازِحًا وَبِبَيْتٍ فِى أَعْلَى الْجَنَّةِ لِمَنْ حَسَّنَ خُلُقَهُ ». ((الربض : حوالى الجنة وأطرافها)) قال الألباني: حسن

.

Saya  menjamin sebuah rumah hunian di tepi surga bagi orang yang meninggalkan perdebatan (yang tujuannya untuk mnengalahkan orang yang mendebatnya), dan sebuah rumah di tengah surga bagi yang meninggalkan kebohongan walaupun kebohongan itu lucu / menghibur, dan sebuah rumah hunian di surga yang paling tinggi bagi yang baik akhlaknya.(hadits ini dihasankan oleh Imam Alalbani).

Pertanyaan dari Ukhti Nova Yuliana dari Rohis SMAN 1 Sukadana, Lampung Timur –semoga Alloh menjaga anda – :

Sebelumnya saya mohon maaf karena saya baru sempat menjawab pertanyaan  ukhti disebabkan karena kesibukan,

1. Bagaiman cara berdakwah yang ideal, khususnya bagi aktivis dakwah sekolah ?

Yang pertama hendaklah kita menyampaikan dakwah sebagai mana firman Alloh subhanahu wata’ala :

(125) ادْعُ إِلَى سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيلِهِ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ . النحل

Serulah  kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah  dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan  cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.

Kita berdakwah kepada teman- teman kita dengan nasihat yang baik dan dan diskusi yang hangat dan ramah tidak menggurui mereka dan tidak memojokan mereka, karena sebagaimana kita ketahui orang yang seusia dengan kita biasanya tidak mau dinasehati oleh orang yang setarap dengannya, jadi ini perlu diperhatikan .

Kemudian hendak juga diperhatikan waktu yang tepat untuk berdakwah / menasehati temen-temen kita, karena memilih waktu yang tepat adalah sebagai kunci sukses seorang juru dakwah.

Kemudian kita harus berdakwah dengan mendahulukan orang-orang yang diperkirakan akan menerima dakwah kita sehingga dakwah kita mempunyai target yang bisa diukur kesuksessannya.

Dan hendaklah materi yang pertama kali kita sampaikan dalam berdakwah adalah masalah- masalah tauhid yaitu mengesakan Alloh dalam beribadah ; kita hanya mempersembahkan ibadah kita hanya kepada Alloh saja, karena seluruh dakwah Rosul di mulai dengan dakwah kepada tauhid, sebagaiman Alloh berfirman :

“Dan sungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat : “Sembahlah Allah , dan jauhilah Thaghut  itu”, maka di antara umat itu ada orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah dan ada pula di antaranya orang-orang yang telah pasti kesesatan baginya . Maka berjalanlah kamu dimuka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan” . Annahl ayat 36.

Dan maslah yang terpenting adalah kita harus berilmu dulu sebelum berdakwah , karena orang yang tidak memiliki mustahil bisa memberikan sesuatu, dan hendaklah kita bersabar dalam berdakwah, karena tidak semua orang yang kita dakwahi akan menerima dakwah kita, bahkan ada seorang Nabi yang tidak mempunyai pengikut walaupun satu orang saja, sebagaimana Nabi bersabda :

وَالنَّبِيُّ لَيْسَ مَعَهُ أَحَدٌ

Dan ada seorang Nabi yang tidak memiliki satu orang pengikutpun(Hadits Bukhori no 5705).

2. Apa yang sebaiknya kita lakukan ketika futur menyapa ?

Yang pertama : kita harus berdoa memohon perlindungan kepada Alloh dari futur, sebagaimana Rosul bersabda :

(615 اللهم إني أعوذ بك من الكسل وأعوذ بك من الجبن وأعوذ بك من الهرم وأعوذ بك من البخل.  قال الشيخ الألباني : صحيح  (صحيح الأدب المفرد

Ya Alloh aku berlindung kepadaMu dari malas dan aku berlindung kepadaMu dari bosan dan aku berlindung kepadaMu dari pikun, dan aku berlindung kepadaMu dari kikir. (Sohih adab mufrad no 615).

Yang kedua : Jangan berlebih-lebihan dalam beramal.

Yang ketiga : Harus ikhlas dalam beramal

Yang keempat  : Selalu berteman dengan orang-orang yang sholih dan meminta nasihat dari mereka.

Yang kelima : Tinggal dilingkungan yang baik.

Yang keenam : Membaca siroh para Nabi dan orang-orang sholeh.

Yang ketujuh : Selalu membaca Alquran

3. Bagaimana cara meneladani sifat-sifat Rosul sedangkan kita masih sering bermaksiat ?

Orang yang meneladani sifat Rosul akan selalu jauh dari maksiat, karena orang yang ia teladani adalah orang yang jauh dari kemaksiatan, kita belum dikatakan meneladani Rosul kalau kita masih sering bermaksiat, adapun mengikuti sifat Nabi dalam suatu hal dan meninggalkan sifat-sifat Nabi dalam hal yang lain maka seolah-olah dia memilih-milih ajaran alquran dan assunnah sesuai dengan hawa nafsunya, yang sesuai dengan hawa nafsunya ia amalkan dan yang tidak sesuai ia tolak.

Mudah-mudahan jawaban ini bermanfaat, dan saya mohon maaf apabila ada kata-kata yang tidak tepat, ditulis oleh Akhukum Fillah Zamzam Alhawari.

Sumber : http://rohis9.com/?p=199

About ibnujohar

Seorang Hamba Allah yang masih mencari ilmu sebanyak-banyaknya dan juga tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan Nabi dan Rasul NYA serta ulama-ulama ahli yang telah wafat terlebih dahulu....

Posted on 10 Desember 2009, in Uncategorized and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: